Bitchiness is not a Crime

Just another woman who try to look wise

Lautan

Sebuah puisi yang saya tulis bertahun yang lalu… anehnya saya tulis ini bukan pada saat saya sedang jatuh cinta, tapi saat saya belajar tidak mencintai 🙂

Aku mencintai dirimu seperti aku mencintai lautan.

Lautan yang luas dan dengan kedalamannya ia mencintai diriku

Dengan penuh misteri ia nyatakan cintanya

Kedamaian yang ia berikan kepadaku, seperti ketentraman yang kau berikan padaku

Bahkan pada saat badai melanda penuh gejolak…

Tetapi lihat apa yang ia bawakan untukku saat amaranya berlalu

Ia persembahkan hartanya yang terindah kepadaku,

Ia letakkan diatas pantai berpasir putih yang lembut.

Dan ketika ia membelaiku dengan jemari-jemarinya yang tak terlihat olehmu…

Ya, aku mencintai lautan seperti aku mencintai dirimu.

Dengan airnya ia membasuh tubuhku agar aku suci bersih,

Dengan penuh kehangatan ia tawarkan dirinya sebagai pelipur lara bagi hatiku

Ia telah menawanku dengan pesonanya yang tak pupus oleh habisnya waktu,

Kemanapun aku melangkah, akan ku temukan dirinya tengah menanti kehadiran diriku.

Dapatku rasakan deburan jantungnya saat ia merengkuh diriku kedalam pelukkannya

Dengan cahaya yang memandikan diriku, ia perlihatkan keindahan dirinya

Keharuman yang dikeluarkan oleh tubuhnya ketika ia menarikan tarian cinta yang gemulai untuk diriku

Kemudian ia menyanyikan cintanya dengan penuh kelembutan dan memanggilku untuk selalu bersama dengannya.

Dapat kurasakan betapa ia mencintai diriku

Hingga sampai pada saatku, aku mencintai dirinya seperti aku mencintai dirimu

Advertisements

December 28, 2009 - Posted by | Art work

6 Comments »

  1. Daleeeem….. !
    ……
    gerangan siapa lautan hidupmu?
    jangan karena hatimu dalam dan luas bagai lautan
    engkau keliru dambakan lautan…
    wahai lautan….
    rengkuhlah angin barat yg sepoi sejuk
    meski terkadang ia datang menggebu
    karena bersamanya tercipta harmoni simphony lagu hati
    lewat riak, debur ombak, dan buih yg memecah di pantai
    mengiringi celoteh berjuta biota kehidupan….
    ah….. betapa hidup ini indah..

    rgds

    Comment by Irawan Danuningrat | December 31, 2009 | Reply

    • hihihi…
      Saya juga sedang mencari lautan hidup saya 😀

      walaupun laut sering dikatakan mirip dengan wanita hahaha…

      good one by the way 😉

      Comment by hapitri | December 31, 2009 | Reply

  2. hmm..nice poem,mbak.

    Comment by fanny | January 4, 2010 | Reply

    • hihihi… thank you 😉

      Comment by hapitri | January 6, 2010 | Reply

  3. Hi Hi Hi itu sudah kupatenkan. 🙂

    Comment by lovepassword | January 29, 2010 | Reply

    • maksudnya????

      Comment by hapitri | January 30, 2010 | Reply


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: